Bingung mau mulai dari mana, sedih..sedih sekali hari ini. bingung apa yang harus kami lakukan. malam ini tepat malam 17 agustus, hampir setiap desa mengadakan acara peringatan dan doa bersama untuk pahlawan. ya itulah fenomena yang ada.
Ba'da maghrib ini acara peringatan 17san mulai dilaksanakan didesa bonjotan, padahal 15 menit kumandang adzan isya akan terdengar. Pada waktu sholat maghrib hampir tidak ada warga yang tergerak hatinya untuk sholat dimasjid (hanya 3 anak putri yang datang). semuanya asik dirumah masing2. Aneh bin Ajaib ba'da maghrib tepatnya pukul 18.39 bapak2 warga berdatangan ke salah satu rumah warga yang tepat disebelah masjid untuk melaksanakan tahlilan sebagai salah satu dari rangkaian acara malam ini. hampir semua bapak2 didesa bonjotan datang pada acara tersebut.
Tibalah waktu adzan isya, segera salah satu dari kami melantunkan adzan dan terlihat bapak2 warga bonjotan masih "khusyuk" melaksanakan tahlilan. Bertepatan dengan selesainya kumandang adzan acara tahlilanpun selesai. Dan sekali lagi Aneh bin Ajaib tidak ada seorangpun yang mau hadir ke masjid untuk sholat isya berjama'ah. Kami benar2 mengelus dada, tidak habis pikir kenapa mereka begitu semangat untuk hadir dalam acara yang tidak ada tuntunanya dari Allah maupun Rosul-Nya dan mereka meninggalkan kewajiban yang jelas2 ada tuntunannya....?
Satu lagi yang benar2 membuat kami ingin menangis. Tepat pada roka'at kedua terdengar suara musik yang keras sekali tepat disamping masjid (tempat acara pelaksanaan malam 17 agustusan). Begitu parahkah keadaan warga disini? sampai2 tidak menghormati orang yang sedang menghadap kepada Robnya.
Hanya do'a yang bisa kami panjatkan kepada Allah untuk mereka. Semoga Allah membukakan pintu hati mereka. Amin......
Ba'da maghrib ini acara peringatan 17san mulai dilaksanakan didesa bonjotan, padahal 15 menit kumandang adzan isya akan terdengar. Pada waktu sholat maghrib hampir tidak ada warga yang tergerak hatinya untuk sholat dimasjid (hanya 3 anak putri yang datang). semuanya asik dirumah masing2. Aneh bin Ajaib ba'da maghrib tepatnya pukul 18.39 bapak2 warga berdatangan ke salah satu rumah warga yang tepat disebelah masjid untuk melaksanakan tahlilan sebagai salah satu dari rangkaian acara malam ini. hampir semua bapak2 didesa bonjotan datang pada acara tersebut.
Tibalah waktu adzan isya, segera salah satu dari kami melantunkan adzan dan terlihat bapak2 warga bonjotan masih "khusyuk" melaksanakan tahlilan. Bertepatan dengan selesainya kumandang adzan acara tahlilanpun selesai. Dan sekali lagi Aneh bin Ajaib tidak ada seorangpun yang mau hadir ke masjid untuk sholat isya berjama'ah. Kami benar2 mengelus dada, tidak habis pikir kenapa mereka begitu semangat untuk hadir dalam acara yang tidak ada tuntunanya dari Allah maupun Rosul-Nya dan mereka meninggalkan kewajiban yang jelas2 ada tuntunannya....?
Satu lagi yang benar2 membuat kami ingin menangis. Tepat pada roka'at kedua terdengar suara musik yang keras sekali tepat disamping masjid (tempat acara pelaksanaan malam 17 agustusan). Begitu parahkah keadaan warga disini? sampai2 tidak menghormati orang yang sedang menghadap kepada Robnya.
Hanya do'a yang bisa kami panjatkan kepada Allah untuk mereka. Semoga Allah membukakan pintu hati mereka. Amin......